https://javaprivatetour.com/wp-content/uploads/2024/01/Nasi-Jamblang-A-Local-Recommendation.jpg' First slide Next

Senin, 05 Februari 2024

Nama:Della Armitha Siska
Kelas:XI TKJ 3

2.
Jaringan Small Office dan Home Office 
SOHO network singkatan dan Small Office atau Home Office network merupakan sebutan untuk infrastruktur jaringan dalam skala kecil. Small office artinya jaringan untuk kantor dalam skala kecil, misalnya kantor perusahaan start up atau UMKM. Home office umumnya untuk jaringan di rumah guna mengakomodir kebutuhan koneksi di suatu rumah, contohnya Work From Home (WFH) yang sekarang ini menjadi tren. Sama seperti infrastruktur pada umumnya, SOHO network terdiri atas tiga komponen, yaitu router, switch, dan access point. Umumnya, untuk efisiensi dapat menggunakan single device berupa wireless router. Hal tersebut dapat mengakomodir fungsi-fungsi dari ketiga komponen tersebut menjadi satu buah. Solusi yang diberikan oleh Reyee sebagai subproduk terbaru dari Ruijie yaitu produk wireless router seperti RG-EW105GW. RG-EW105GW memiliki fungsi, seperti routing, wireless, VPN, VLAN, dan flow control. Dengan demikian, router, switch, dan AP tidak dibutuhkan lagi.


3.jaringan data center
Mengenal data center in tekan dijelaskan lebih mendalam pada paparan berikut. a. Memahami data center Data center atau pusat data merupakan manas fisik untuk menyimpan data Data proses informasi bisnis, dan menampung server komputer perusahaan Isi data center terisi ratusan sampai ribuan server yang disusun seperti Selain itu, pusat data juga terdiri atas komponen penunjang lainnya, sepe sumber dayalistrik, jaringan komputer, dan sistem keamanan. Infrastruktur dete center tersebut yang dapat disewakan ke perusahaan-perusahaan berdasarkan kebutuhan bisnis.


b. Fungsi data center Berikut diuraikan mengenai fungsi data center. 1) Tempat pemrosesan dan backup data Selain menyimpan data, data center berfungsi sebagai tempat untuk memproses dan mengolah data agar menghasilkan informasi baru yang berguna bagi kebutuhan perusahaan. Kemudian, data center juga berfungsi membackup data. Dengan demikian, data-data bisnis penting yang mengalami kerusakan atau hilang, masih memiliki salinannya di pusat data. 2) Menghosting software enterprise Fungsi data center selanjutnya yaitu sebagai hosting software enterprise perusahaan agar dapat digunakan secara internal dan baik. Contoh aplikasi bisnis yang umum dapat dihostingkan antara lain Customer Relationship Management (CRM) dan Enterprise Resource Planning.


3) Menjaga performa dan uptime server Fungsi lain data center yaitu menjaga kecepatan komunikasi data dan uptime server pada suatu perusahaan yang dapat disimpan agar tetap stabil. Oleh karena itu, penyedia data center yang berkualitas umumnya akan memberikan jaminan yang berhubungan dengan layanannya, seperti uptime 99.99%, infrastruktur fully redundant, dan bebas gangguan listrik. Cara kerja data center Data center dapat bekerja dengan menghubungkan server-server yang tersedia agar dapat berkomunikasi satu sama lain. Setelah terhubung, penyedia pusat data akan mendistribusikan beban kerja ke setiap server. Dengan demikian, server merupakan komponen yang akan mengakses, memproses, dan mentransfer data untuk kebutuhan pelanggan, bisnis, serta perusahaan.


d. Komponen data center Komponen data center dijelaskan sebagai berikut. Componen pertama yang harus terdapat computing ita center yaitu 1) Computing hardware Komputing hardware. Tanpa menggunakan punguting hardware, pus data tidak dapat bekerja secara normal. Computing hardware ini meliput CPU dan RAM untuk server. 

 2).Storage Komponen data center selanjutnya adalah storage (penyimpanan) berkapasitas besar untuk menampung data yang disimpan di data center. Terdapat dua jenis storage yang umumnya dapat digunakan penyedia pusat data antara lain SSD dan-HDD.


 Perbedaan SSD dan HDD secara umum dapat dilihat dari kecepatan pemrosesan datanya. SSD dapat mencapai 100 kali jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan HDD. Infrastruktur IT jaringan Berdasarkan namanya, infrastruktur kenghubungkan data centefrastruktur internet, terdapat beberapa IT jaringan berfungsi damponen sistem jaringan yang wagian internet perd switch, router firewall.


4) Sumber daya listrik Penyedia data center sebaiknya dapat menyediakan sumber daya listrik secara maksimal agar area pusat data tidak mengalami pemadaman listrik. Apabila sampai mengalami pemadaman, data yang disimpan di dalamnya menjadi tidak dapat diakses oleh pelanggan. Terdapat beberapa contoh infrastruktur listrik yang dapat digunakan, misalnya Uninterruptible Power Supply (UPS) dan generator diesel. 


Cooling system Komponen penunjang data center selanjutnya yaitu cooling system atau sistem pendingin. Berdasarkan namanya, cooling system ini untuk menjaga suhu ruang pusat data agar tetap optimal dan menghindari overheat. Selain itu, penyedia data center yang baik umumnya telah menyediakan alat pemadam kebakaran dan sistem pendeteksi asap di ruangan server.


Sistem keamanan Area data center perlu dilindungi oleh sistem keamanan yang canggih dan terpercaya. Hal tersebut untuk menghindari kejadian yang dapat merugikan bisnis, misalnya pencurian. Oleh karena itu, penyedia layanan pusat data membutuhkan kamera pengawas berupa CCTV, sistem brometrik atau password, serta membatasi akses fisik untuk masuk ke ruangan data center. f. 


4 Jenis-jenis data center Jenis data center dipaparkan sebagai berikut. 11 Colocation data center b. Colocation data center adalah penyedia layanan yang menyewakan sepaket fasilitas data center secara lengkap, mulai dari server dan infrastruktur utama serta penunjang lain. Perusahaan DCI Indonesia yang berlokasi di Jakarta merupakan salah satu contoh penyedia layanan colocation data center. 2) Enterprise data center davangerter jenis enterprise merupakan fasilitas pusat data yang perusahaan tersebut. Jadi, alih-alih menyewa data center dari pihak dungun oleh perusahaan merupakan fasilitas pusatadiri oleh ketiga, perusahaan akan menyiapkan, mengelola, dan merawat pusat 30 Keamanan Janngan Teknik Komputer dan Jaringan)

datanya sendiri. Umumnya, jenis data center ini dapat ditempatkan tidak jauh dari lokasi perusahaan. 3) Cloud data center Cloud data center adalah fasilitas data center dengan server dan fasilitas Cendukung lainnya yang terletakisidavitual di jaringan internet. Umumnya, penyedia pusat data jenis ini tidak hanya untuk menyediakan data center secara virtual, tetapi juga layanan berbasis cloud lainnya. Contohnya, cloud hosting dan cloud computing. 4) Edge data center Jenis pusat data selanjutnya yaitu edge data center. Istilah ini merujuk pada perusahaan yang telah menggunakan lebih dari satu data center di beberapa lokasi yang berbeda berdasarkan kebutuhan. Hal ini bertujuan menghindari keterlambatan akses data bisnis apabila terjadi masalah di salah satu penyedia pusat data. 5) Micro data center Micro data center adalah jenis pusat data yang fungsinya masih sama, yaitu dapat menyimpan data dan memenuhi kebutuhan perusahaan. Bedanya terdapat pada micro data center yang berukuran lebih kecil dengan jumlah server, kapasitas bandwidth, dan fasilitas pendukung tidak sebesar data center jenis lainnya. f. Cara memilih data center yang baik Cara memilih data center yang baik, yakni 11 lokasi strategis dan minim risiko: 2) fasilitas keamanan lengkap: 3) bersertifikat tier 4; serta 4) perawatan pusat data rutin.











Rabu, 15 November 2023


Devi widi lestari

Pengertian ROUTING 

pixabay.com/Bru-nO

Secara umum, routing adalah suatu proses pada paket yang akan meneruskan jaringan dari satu jaringan menuju ke jaringan lainnya melalui internet. Lalu, routing juga bisa diartikan sebagai cara beberapa jaringan yang terhubung yang menjadikan jaringan internet mampu ditransmisikan dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

Lalu, perangkat jaringan yang disebut sebagai router akan digunakan untuk menerima paket yang ditujukan untuk jaringan yang ada di luar jaringan pertama serta akan meneruskan paket yang diterima ke router lain hingga tujuan yang dituju tercapai.


Jenis-Jenis Routing

routing adalah

© Freepik.com


Geeks for Geeks menyampaikan bahwa ada tiga jenis routing, yaitu static routing, default routing, dan dynamic routing.


Masing-masing tipe routing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.


1. Static routing

Static routing adalah jenis routing yang rutenya ditambahkan secara manual ke routing table.


Kelebihan dari tipe routing ini yaitu keamanannya yang lebih tinggi.


Pasalnya, hanya administrator saja yang bisa memberi akses pada network untuk proses routing.


Selain itu, tidak diperlukan penggunaan bandwidth dari router ke router.


Sayangnya, untuk jaringan yang besar, tipe routing ini sulit digunakan karena prosesnya yang masih manual.


2. Default routing

Default routing merupakan jenis routing yang menggunakan single router.


Router yang digunakan akan mengirim semua paket ke single router.


Rute ini dipilih pada proses routing saat tidak ada rute atau jalur lain yang tersedia untuk tujuan dari sebuah alamat IP.


3. Dynamic routing

Dynamic routing adalah proses yang otomatis.


Rute ditentukan langsung berdasarkan situasi dan kondisi jalur di routing table.


Keuntungan dari tipe routing ini tentunya yaitu kemudahan konfigurasinya karena otomatis.


Selain itu, pemilihan jalur atau rute juga jadi lebih efektif.


Hanya saja, bandwidth yang lebih besar dibutuhkan dan keamanannya lebih rendah dibanding static routing.

Routing 
16 November 2023
Della armitha Siska 


> Pengertian rooting 

Pengertian umum dari perutean atau routing adalah suatu proses pada paket yang meneruskan jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui internet.

Routing atau perutean juga dapat merujuk pada cara beberapa jaringan terhubung sehingga jaringan internet dapat ditransmisikan dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

Perangkat jaringan yang disebut router digunakan untuk menerima paket yang ditujukan untuk jaringan di luar jaringan pertama dan akan meneruskan paket yang diterima ke router lain sampai mereka mencapai tujuan.

Misalnya, berapa ukuran jaringan seperti bandwidth yang tersedia, daya komputasi di router, merek dan model router, serta protokol yang digunakan dalam jaringan. Routing juga bisa disebutkan proses dimana router meneruskan paket ke jaringan tujuan.

Router memutuskan berdasarkan alamat IP tujuan paket. Biasanya, semua router menggunakan alamat IP untuk tujuan mengirim paket. Lalu, agar keputusan perutean benar, router harus belajar bagaimana mencapai tujuan tersebut.

Ketika sebuah router menggunakan routing dinamis, informasi ini diperoleh dari router lain. Saat menggunakan perutean statis, administrator jaringan secara manual mengkonfigurasi informasi jaringan yang akan dirutekan.

Disini Anda harus mengkonfigurasinya secara manual, dan administrator jaringan harus memasukkan atau menghapus perutean statis jika topologi berubah.

Jika Anda terus menggunakan perutean statis di jaringan besar, memperbarui tabel perutean akan membuang-buang waktu bagi administrator jaringan. Oleh karena itu, perutean statis hanya mungkin untuk jaringan kecil.

Dalam routing dinamis ini bisa diimplementasikan ke jaringan yang cukup besar serta membutuhkan kemampuan yang lebih dari administrator.

>Fungsi Routing Adalah

Fungsi routing adalah menghubungkan segmen jaringan lain untuk mengirimkan paket data. Routing penting untuk dipahami karena berguna untuk mengetahui dasar-dasar pada sebuah jaringan.

Dengan mempelajari cara routing ini, Anda bisa mengonfigurasi dua atau lebih perutean untuk saling terhubung dan mengirim pesan ping. Jadi bisa dibilang routing sangat berguna untuk komputer masa kini. Berkat proses perutean, komputer dapat meneruskan pesan dan mengirim data secara akurat ke komputer lain yang jauh.

Sumber : "Routing Adalah: Ini Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya - Accurate Online" https://accurate.id/teknologi/routing-adalah/

>Cara Kerja Routing

Proses routing yang dilakukan sebuah router menggunakan routing table untuk menentukan jalur mana saja yang bisa dilalui sebuah paket data supaya bisa mencapai tujuan akhirnya.

Bisa diumpamakan bahwa routing table ini seperti jalur kereta dengan stasiun-stasiun di dalamnya.

Penumpang adalah paket data yang harus naik kereta ke stasiun-stasiun tertentu untuk sampai ke tujuan akhir.

Ketika sebuah router mendapatkan paket, perangkat ini langsung mengecek ke mana tujuan akhirnya.

Lalu, router mulai menentukan jalan yang harus ditempuh untuk koneksi yang terbaik

>Jenis routing

1. Static routing
Static routing adalah jenis routing yang rutenya ditambahkan secara manual ke routing table.

Kelebihan dari tipe routing ini yaitu keamanannya yang lebih tinggi.

Pasalnya, hanya administrator saja yang bisa memberi akses pada network untuk proses routing.

Selain itu, tidak diperlukan penggunaan bandwidth dari router ke router.

Sayangnya, untuk jaringan yang besar, tipe routing ini sulit digunakan karena prosesnya yang masih manual.

2. Default routing
Default routing merupakan jenis routing yang menggunakan single router.

Router yang digunakan akan mengirim semua paket ke single router.

Rute ini dipilih pada proses routing saat tidak ada rute atau jalur lain yang tersedia untuk tujuan dari sebuah alamat IP.

3. Dynamic routing
Dynamic routing adalah proses yang otomatis.

Rute ditentukan langsung berdasarkan situasi dan kondisi jalur di routing table.

Keuntungan dari tipe routing ini tentunya yaitu kemudahan konfigurasinya karena otomatis.

Selain itu, pemilihan jalur atau rute juga jadi lebih efektif.

Hanya saja, bandwidth yang lebih besar dibutuhkan dan keamanannya lebih rendah dibanding static routing.

Sumber: "Routing: Pengertian, Cara Kerja, dan Jenis-jenisnya - Glints Blog" https://glints.com/id/lowongan/routing-adalah/








Selasa, 31 Oktober 2023

Nama : Della armitha Siska
Kelas : XI TKJ 3

         1.pengamanan so dan manajemen file

Istilah keamanan sistem operasi atau OS mengacu pada praktik dan tindakan yang dapat memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan atau CIA (Confidentiality, Integrity, Availability) sistem operasi.
masuk perangkat lunak berbahaya seperti worm, trojan, dan virus lainnya, kesalahan konfigurasi, dan intrusi jarak jauh.

Keamanan sistem operasi biasanya melibatkan penerapan teknik kontrol yang dapat melindungi aset Anda dari modifikasi dan penghapusan atau pencurian yang tidak sah.


Teknik yang paling umum digunakan untuk melindungi sistem operasi termasuk penggunaan perangkat lunak antivirus dan tindakan perlindungan end point lainnya, pembaruan patch OS secara reguler, firewall untuk memantau lalu lintas jaringan, dan penegakan akses aman melalui hak istimewa dan kontrol pengguna yang paling sedikit.

Proses memastikan ketersediaan, kerahasiaan, integritas OS di atas dikenal sebagai keamanan sistem operasi. Keamanan OS mengacu pada proses atau tindakan yang diambil untuk melindungi sistem operasi dari bahaya, termasuk virus, worm, malware, dan intrusi peretas jarak jauh. Keamanan sistem operasi terdiri dari semua prosedur kontrol preventif yang melindungi aset sistem apa pun yang dapat dicuri, dimodifikasi, atau dihapus jika keamanan OS atau sistem operasi dilanggar.


Ancaman Keamanan Sistem Operasi
Setelah membahas mengenai pengertian dari keamanan sistem operasi maka kita kali ini akan membahas mengenai apa saja ancaman dari keamanan sistem operasi windows, mac, bsd dan lain lain.

Berikut ini adalah ancaman ancaman dari keamanan sistem operasi yang perlu kita berhati hati agar tetap aman dari serangan siber. Yuk simak apa saja ancaman keamanan sistem operasi itu:


Ancaman Malware
Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang mencakup berbagai vektor serangan seperti virus, worm, trojan, dan rootkit. Malware menjadi ancaman pertama dari keamanan sistem operasi. Cara kerja Malware yaitu disuntikkan ke dalam sistem tanpa persetujuan pemilik, atau dengan menyamar sebagai perangkat lunak yang sah, dengan tujuan mencuri, menghancurkan, atau merusak data, atau membahayakan perangkat.

Malware juga dapat mereplikasi, memungkinkannya menyebar lebih jauh di jaringan perusahaan dan seterusnya. Serangan malware sering tidak terdeteksi oleh pengguna target, memungkinkan ekstraksi data sensitif secara diam-diam.


Dalam kasus lain, penyerang secara diam-diam menggiring perangkat ke dalam botnet dan menggunakannya untuk aktivitas kriminal seperti serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS).

Ancaman Serangan Denial of Service (DoS)
Ancaman keamanan komputer yang kedua yiatu serangan DoS. Serangan Denial of Service (DoS) adalah dimaksudkan untuk menyumbat sistem dengan permintaan palsu sehingga kelebihan beban, dan akhirnya berhenti melayani permintaan yang sah. Beberapa serangan DoS, selain membebani sumber daya sistem, dapat menyebabkan kerusakan pada infrastruktur yang mendasarinya.

Serangan DoS modern dilancarkan oleh jaringan terdistribusi yang terdiri dari ribuan atau jutaan bot (agen otomatis)—ini dikenal sebagai penolakan layanan terdistribusi (DDoS), dan bisa sangat sulit dimitigasi karena skalanya yang besar.

Contoh serangan DoS adalah penggunaan berulang permintaan sistem dalam loop ketat, atau Sin Flood di mana penyerang mengirimkan permintaan jaringan dalam jumlah besar, mengharuskan server untuk mengakui setiap permintaan, dan menghabiskan sumber dayanya.

Ancaman Intrusi Jaringan
Intrusi jaringan terjadi ketika seseorang mendapatkan akses ke sistem untuk penggunaan yang tidak benar. Ada beberapa jenis intrusi jaringan tergantung pada jenis penyusup. Ancaman keamanan komputer ketiga yaitu Network Intrusion.

Orang dalam yang ceroboh—pengguna resmi yang lalai mengikuti kebijakan keamanan atau praktik terbaik, menyebabkan terungkapnya aset sensitif. Orang dalam yang berbahaya—pengguna resmi yang menyalahgunakan hak istimewa mereka untuk kepentingan jahat.

Masqueraders—individu eksternal yang berperan sebagai pengguna yang sah, mengeksploitasi akun atau kredensial pengguna resmi untuk mendapatkan akses ke sistem. Pengguna klandestin—penyerang yang menembus sistem dengan mendapatkan kontrol pengawasan dan melewati kontrol akses.

Ancaman Buffer Overflow
Selanjutnya ancaman keamanan sistem operasi adalah buffer over flow. Fungsi utama buffer adalah untuk menyimpan data sementara. Setiap buffer memiliki kapasitas data yang dapat ditampungnya. Selama serangan buffer overflow, buffer atau penyimpanan data sementara lainnya dipenuhi dengan data. Saat buffer meluap, program yang mencoba menulis data mungkin akan menimpa lokasi memori lain yang berisi informasi penting.

Pelaku ancaman mencari kerentanan buffer overflow, yang dapat mereka manfaatkan untuk menyuntikkan skrip yang membantu mereka membajak sistem atau merusaknya.

Jenis ancaman keamanan
Ada 2 jenis ancaman dalam keamanan sistem operasi, apa saja jenis ancamannya ?

1. Ancaman program
Jenis ancaman pertama dalam sistem operasi yaitu ancaman program, apa itu ancaman program dalam keamanan sistem operasi?

Proses dan kernel sistem operasi melakukan tugas yang ditentukan seperti yang diarahkan. Ancaman Program terjadi ketika program pengguna menyebabkan proses ini melakukan operasi berbahaya. Contoh umum dari ancaman program adalah saat program diinstal di komputer, program tersebut dapat menyimpan dan mentransfer kredensial pengguna ke peretas. Ada berbagai ancaman program. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Virus
Malware Virus dapat menggandakan dirinya sendiri di sistem. Aplikasi Virus sangat berbahaya dan dapat mengubah/menghapus file pengguna serta merusak komputer. Oleh karena itu, Virus adalah bagian kecil dari kode yang diimplementasikan pada program sistem. Saat pengguna berinteraksi dengan program, virus tertanam di file dan program lain, berpotensi membuat sistem tidak dapat beroperasi.

" https://aliyhafiz.com/keamanan-sistem-operasi-pengertian-jenis/ "

          • manajemen file 

Manajemen file adalah sebuah sistem mendasar untuk proses penamaan, penyimpanan, pengarsipan, dan pengaturan dalam sebuah file. Secara umum, manajemen file merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penyimpanan, penempatan, pengumpulan, pemeliharaan, distribusi surat-menyurat, perhitungan, catatan, dan sebagainya dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dalam berbisnis.

Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan mengenai manajemen file beserta dengan manfaat, fungsi, jenis-jenis, arsitektur, dan contoh. Mari simak pembahasannya lengkapnya di bawah ini.

Apa itu Manajemen File?
File management system biasa juga disebut dengan sistem manajemen file. File Management System adalah sistem yang sering digunakan oleh perusahaan untuk mengelola dokumen. Tentunya sistem ini sangat mempermudah manajemen file dalam perusahaan.

Sistem manajemen file adalah sebuah sistem yang memiliki banyak manfaat serta fitur. Fitur yang terdapat dalam manajemen file adalah memindai, mendigitalisasi, menyetujui, mempercepat, menyimpan, dan sebagainya. Semua fitur tersebut dapat digunakan hanya dengan satu klik saja.

File Management System juga didukung oleh software yang mempermudah penggunanya untuk masuk dalam sistem secara bersamaan. Sistem manajemen file menangani dokumen secara elektronik, mulai dari dokumen yang berbentuk draft sampai penyimpanan.

Berkas manajemen file yang digunakan perusahaan
Ilustrasi Berkas Manajemen File Perusahaan (Unsplash)
Fitur Manajemen File
Penggunaan sistem ini juga tidak lepas dari fitur-fitur yang sangat berguna. Berikut ini adalah fitur File Management System yang dapat kalian gunakan.

1. Keamanan Data
Fitur keamanan sangat penting dalam sebuah dokumen yang digunakan oleh perusahaan. Fitur keamanan ini berfungsi untuk melindungi data sensitif dari pihak yang mengakses dari luar. Penggunaan izin akses dan enkripsi data memastikan hanya orang berwenang yang dapat melihat dan mengubah file tertentu.

2. Backup Otomatis
Sebuah file yang penting harus disimpan dengan baik untuk menghindari kehilangan atau file yang secara sengaja terhapus. Sistem ini bekerja secara otomatis menyimpan salinan file secara berkala. Apabila terjadi kehilangan data dan kegagalan sistem, backup dapat memastikan pemulihan data.

3. Dokumentasi Revisi
Perubahan atau pada sebuah file mungkin saja terjadi. Fitur ini membantu untuk melacak perkembangan proyek dan memastikan file tepat digunakan.

4. Notifikasi atau Pemberitahuan
Notifikasi adalah sistem yang memberikan pemberitahuan perubahan atau update file yang relevan untuk digunakan. Hal tersebut dapat membantu dalam menjaga transparansi serta kolaborasi tim. 

5. Kolaborasi Tim
Kolaborasi tim dalam fitur manajemen file ini dapat digunakan dengan cara berbagai file secara langsung atau real-time. Lebih dari satu karyawan dapat bekerja dalam satu dokumen yang sama secara bersamaan. Dengan begitu, pekerjaan menjadi lebih efektif produktif dan efektif.

6. Pencarian Cepat
Pada fitur ini, File Management System dilengkapi dengan akses pencarian yang canggih. Fitur tersebut memungkinkan pengguna dengan mudah mencari file berdasarkan keyword tertentu.

7. Izin Akses
Fitur izin akses bekerja dengan memungkinkan administrator untuk mendapatkan izin akses berbeda berdasarkan peran atau jabatan karyawan. Oleh karena itu, hanya karyawan yang berwenang untuk mengakses file tertentu demi menjaga data perusahaan.

8. Struktur Folder
Perusahaan dapat membuat struktur folder yang terorganisir dengan baik melalui manajemen sistem. Sistem ini dapat mempermudah para karyawan untuk menemukan dan mengakses file yang dibutuhkan tanpa merasa kesulitan.

 https://www.researchgate.net/publication/318722210_Pengamanan_File_Data


           2.pengamanan Otomasi pada router 

Dalam melakukan konfigurasi router mikrotik untuk jaringan yang kita miliki, hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan adalah mengenai keamanan router. Sebagai Admin jaringan jangan sampai lupa untuk melakukan proteksi atau mengamankan router dari pihak pihak luar yang tidak bertanggung jawab.

Langkah - langkah yang perlu dilakukan untuk mengamankan Router Mikrotik sebagai berikut :

1. Ganti Username dan Password Router Mikrotik
Sudah bukan rahasia lagi kalau Router Mikrotik mempunyai Username dan Password bawaan pabrik yaitu Username : Admin, dan Password : (blank). Sebaiknya Username Password default tersebut kita disable, dihapus atau kita ubah, agar tidak digunakan orang lain. Untuk menghapus dan melakukan disable User Default silakan buat terlebih dahulu User yang memiliki hak akses (group) Full. Untuk melakukan management User bisa masuk ke menu System -> Users

disable user admin

Selain disable, kita juga bisa membuat user baru dengan hak akses Read. Dalam memberikan hak akses Read yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai lupa nonaktifkan (un-cek) policies "reboot". Karena Secara default Group Read masih bisa melakukan Reboot.

reboot un cek read 

2. Ubah atau Matikan Service yang Tidak Diperlukan
Service di Router Mikrotik secara default sudah terbuka, jadi kita harus mengantisipasi beberapa service yang kita gunakan untuk melakukan remote ke router. Caranya kita bisa menonaktifkan service tersebut, mengubah port defaultnya atau membatasi hanya beberapa ip address saja yang boleh akses menggunakan port tersebut.

Pengaturan ini dapat dilakukan pada menu IP —> Services

matikan ip service yang tidak di pakai

3. Non-Aktifkan Neighbors Discovery
Mikrotik memiliki protocol yang dapat melakukan broadcast domain melalui layer 2 sehingga membuat perangkat Mikrotik bisa saling menemukan jika berada di jaringan layer 2 yang sama, namanya adalah Mikrotik Neighbor Discovery Protocol(MNDP). Perangkat yang support MNDP dan CDP dapat menemukan atau mengetahui informasi router lain seperti informasi identity Router, MAC-Address,dan IP-Address. Contoh paling mudah saat kita akan melakukan winbox di tab Neighbors akan terlihat beberapa informasi Router yang terkoneksi layer 2 dengan laptop kita.

Agar Router tidak memberikan informasi tersebut, sebagai admin jaringan sebaiknya lakukan disable discovery interface. Terutama Interface yang terkoneksi langsung dengan pihak umum misalnya interface wireless untuk jaringan hotspot, interface ethernet untuk jaringan PC client warnet, dan sebagainya.

Pengaturan ini dapat dilakukan pada menu IP —> Neighbors

matikan ip neighbor interface yang tidak perlu

Tiga langkah cara mengamankan Router Diatas secara detail sudah pernah dibahas pada artikel Langkah Pertama Menjaga Keamanan Router

4. Non-Aktifkan atau Ubah Fitur MAC Server
Dengan melakukan disable pada discovery interface bukan berarti Router tidak bisa di remote menggunakan MAC-Address. Jika sebelumnya sudah menyimpan atau mengetahui MAC-Address Router, masih bisa di remote menggunakan MAC-Address. Jika menginginkan Router tidak bisa diremote menggunakan MAC-Address baik melalui Winbox ataupun via telnet, matikan Fitur MAC-Server di Router. Tools -> MAC-Server 

Matikan telnet mac server

Atau Anda hanya ingin MAC-Winbox dari interface yang terkoneksi dengan PC Anda saja misal Ether2. Cara melakukannya buat terlebih dahulu MAC-Winbox Interface ke Arah Ether2 selanjutnya disable interface "all"

matikan mac winbox server

5. Aktifkan Firewall Filter Untuk Akses Service Router (DNS dan Web Proxy)
Router Mikrotik yang kita tempatkan sebagai Gateway Utama, sering mengaktifkan fitur Allow-remote-request DNS dan web proxy. Kedua fitur tersebut bisa dimanfaatkan oleh pihak luar terutama web proxy yang kadang membuat trafik international kita sering penuh padahal tidak ada user lokal yang menggunakannya.

Untuk mengatasi hal tersebut kita harus mengaktifkan filter pada Firewall agar pihak luar tidak bisa memanfaatkan DNS kita dan Web Proxy kita. 

filter dns web proxy dari publik

drop action 

Jangan lupa buat juga action drop untuk trafik DNS yang menggunakan protocol udp. 

Filter DNS udp 

6. Non-Aktifkan Btest Server
Router Mikrotik juga memiliki fitur Btest Server, yang bisa digunakan untuk melakukan test koneksi yang sudah terbentuk. Tetapi fitur ini jika tiba-tiba di manfaatkan oleh pihak luar, Router kita di paksa untuk men-generate trafik atau menerima trafik bandwith test bisa jadi bandwidth yang kita miliki habis atau tiba-tiba CPU load kita menjadi 100%. Tentu sebagai admin jaringan tidak menginginkan hal itu, lebih baik fitur ini dimatikan.

Pengaturan dapat dilakukan pada menu Tools —> BTest Server

btest server 

Artikel mengenai penggunaan Bandwidth test bisa di lihat di halaman berikut Bandwidth Test Menggunakan Mikrotik

7. Ubah pin atau Non-Aktifkan Fitur LCD
Beberapa Router Mikrotik sudah dilengkapi dengan LCD yang juga bisa digunakan untuk menambahkan perintah-perintah sederhana langsung dari LCD tersebut. Jika router yang memiliki LCD tersebut di tempatkan di tempat yang terjangkau orang banyak sebaiknya lakukan pengubahan pin atau Non-Aktifkan Fitur LCD agar orang lain tidak iseng mengotak atik router kita. Penjelasan mengenai LCD di Mikrotik bisa di lihat di Artikel Pengaturan LCD Display Mikrotik

8. Lakukan Backup secara berkala serta Enkripsi dan Ambil File backupnya
Agar tidak perlu konfigurasi ulang sebaiknya kita lakukan Backup secara berkala. Apalagi setelah selesai konfigurasi lakukan backup konfigurasi, dan jangan lupa pindahkan file backup tersebut ke PC atau laptop Anda. Untuk menjaga keamanan file backup bisa Anda lakukan Enkripsi saat akan melakukan backup konfigurasi. Untuk detailnya bisa dilihat di Artikel Backup Konfigurasi Mikrotik

9. Aktifkan Bootloader Protector
Fitur Bootloader Protector digunakan untuk melakukan proteksi terhadap gangguan fisik yang bisa saja terjadi pada routerboard terutama proteksi terhadap tombol reset yang ada di router Mikrotik. Contoh implementasinya sudah pernah kami bahas artikel Protected Bootloader

10.Amankan Fisik Router
Mikrotik adalah perangkat hardware elektronik sebagaimana perangkat elektronik lainnya yang membutuhkan perawatan Fisik seperti :

Proteksi kabel power agar jangan terlalu sering di cabut colok
Ruang pendingin untuk menjaga suhu perangkat mikrotik
Perlindungan terhadap lonjangan listrik menggunakan UPS, atau yang melewati POE sebaiknya gunakan Arester. 
 
https://citraweb.com/artikel/263/

          3.Tahap autentikasi peralatan 

Autentikasi merupakan Proses pengenalan peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer, di mulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.

Tahapan

Mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan (data link layer dan network layer)
Mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan (transport layer)
Mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan presentation layer)
Mengenali user dan aplikasi yang di gunakan (application layer)
Fungsi Autentikasi:

Memverifikasi atau memvalidasi identitas user yang akan masuk ke dalam sistem.
Melindungi data dari user, yang tidak berhak untuk mengakses.
Menjadi salah satu kesempatan bagi pengguna, dan pemberi layanan di dalam proses pengaksesan resource. Yang di mana pihak pengguna harus mampu memberikan informasi yang di butuhkan, para pemberi layanan untuk berhak mendapat resourcenya. Sedangkan untuk pihak pemberi layanan harus mampu menjamin, bahwa pihak yang tidak memiliki hak maka tidak akan bisa mengakses resource tersebut.

"Autentikasi Keamanan Jaringan - PT DIENG CYBER INDONESIA" https://diengcyber.com/autentikasi-keamanan-jaringan/







Selasa, 03 Oktober 2023

Della armitha Siska 
XI
VLAN (virtual local network)

Virtual Local Network atau VLAN adalah sekumpulan perangkat yang ada di satu atau lebih jaringan LAN dan di konfigurasi oleh perangkat lunak sehingga dapat berkomunikasi antara perangkat satu dengan lainnya seolah-olah berada di jalur yang sama.

       •FUNGSI VLAN
Fungsi Virtual Local Area Network atau VLAN adalah mengakomodir konfigurasi pada jaringan komputer fisik menjadi beberapa domain siaran.

Meski memiliki domain siaran berbeda, jalur yang dihasilkan oleh VLAN tersebut masih melewati perangkat penghubung yang sama. Biasanya dikonfigurasikan dengan mikrotik atau cisco.

        •MANFAAT VLAN
Berikut ini merupakan beberapa manfaat VLAN yang bisa anda dapatkan, dari berbagai manfaat tersebut diharapkan Anda bisa mempertimbangkan apakah ingin menggunakan VLAN atau tetap memanfaatkan jaringan LAN tradisional.

-  Menambah Keamanan

LAN atau Local Area Network merupakan sebuah jaringan private yang tidak bisa diakses oleh sembarang user.

Dari segi keamanan, LAN tentu sangat maksimal karena setiap akses harus mendapat permission atau izin dari administrator jaringan.

Adapun VLAN (Virtual Local Area Network) sendiri konsepnya hampir sama seperti LAN konvensional, hanya saja jaringan yang digunakan kini sudah bersifat nirkabel sehingga bisa diakses dari mana saja.

Faktor keamanan sendiri menjadi sangat penting bagi sebuah bisnis atau perusahaan karena ada berbagai data sensitif yang harus dijaga. 

VLAN dapat bermanfaat untuk membatasi akses ke berbagai data sensitif tersebut sehingga mengurangi potensi penyalahgunaan akses dari orang tidak bertanggung jawab.

- Tidak Perlu Mengatur Ulang Jaringan Komputer

Agar bisa tetap terkoneksi ke jaringan LAN, maka setiap komputer yang dipindahkan harus diatur ulang. Hal ini tentu membutuhkan banyak waktu karena harus dilakukan mulai dari awal.

Nah, dengan memanfaatkan jaringan VLAN Anda dapat memindahkan komputer kapan saja dan dimana saja tanpa harus mengatur ulang jaringan LAN. 

Pasalnya, komputer yang dipindahkan akan tetap terhubung dengan jaringan VLAN.

- Peningkatan Kinerja yang Lebih Baik
Dari segi kinerja

 VLAN dapat membuat layer datar 2 jaringan menjadi beberapa grup kerja logis guna mengurangi beban traffic pada jaringan. 

Hal ini bertujuan untuk memisahkan antara jaringan non esensial dan jaringan penting sehingga performanya semakin optimal.


- Memudahkan Administrasi

Manfaat VLAN berikutnya adalah penyederhanaan proses administrasi. Dengan adanya jaringan VLAN sebuah komputer server tidak perlu datang langsung ke area komputer server untuk masuk ke jaringan.

Semua komputer bisa terkoneksi dan menjangkau server dari tempat lain, adapun keberadaan komputer server memudahkan administrator untuk melakukan pengaturan dan kontrol terhadap jaringan agar lebih aman.



- Cara Kerja VLAN

Secara umum, cara kerja VLAN yakni menghubungkan semua perangkat komputer dalam lebih dari satu jaringan Local Area Network. 

Jaringan VLAN menyediakan akses data ke semua client komputer yang terhubung ke switch dan diberi ID yang sama.

Server VLAN pada dasarnya membuat domain broadcastnya sendiri, memisahkan jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. 

Di atas kertas, lalu lintas komunikasi VLAN diatur oleh server, kemudian switch memastikan bahwa data pergi dan diakses ke proses selanjutnya seperti LAN pada umumnya.


Jenis VLAN Terdapat lima jenis VLAN : 

-default VLAN
-data VLAN
-native VLAN
-voice VLAN
-management VLAN

Berikut penjelasannya: 

- Default VLAN adalah VLAN yang sudah ada semenjak switch diaktifkan dan secara otomatis dinamakan dengan VLAN1. Biasanya VLAN default tidak bisa diubah maupun dinonaktifkan. 

-Berdasarka GeeksforGeeks, data VLAN yaitu VLAN yang digunakan untuk membagi seluruh jaringan menjadi dua kelompok. VLAN data hanya mengatur lalu lintas data yang dibuat oleh pengguna. Native VLAN merupakan VLAN asli yang dapat diubah dan juga dinonaktifkan.

-Native VLAN juga tidak ditandai secara otomatis (untagged) saat diterima di port trunk. Voice VLAN yakni VLAN suara yang menggunakan IP voice over (VoIP). 

-Seperti VLAN lainnya, voice VLAN dapat mengatur lalu lintas data secara terpisah dari VLAN lainnya.

- Management VLAN ialah VLAN yang bertujuan untuk mengatur switch atau saklar. Management VLAN berfungsi mengatur switch seperti dalam pengawasan, manajemen bandwidth, dan pencatatan sistem.



  • Tipe Koneksi VLAN

Tipe koneksi VLAN terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain adalah:


1. Trunk Link

Ini merupakan port yang dikonfigurasi untuk dilalui oleh berbagai VLAN. Trunk link berguna untuk menghubungkan switch dengan switch lainnya, switch dengan router, atau switch dengan server, di mana link akan digunakan untuk melewatkan data-data dari VLAN berbeda.

2. Access Link

Access link hanya dikonfigurasi untuk satu VLAN. Biasanya, jenis VLAN ini dimanfaatkan untuk menghubungkan komputer dengan switch.

Selama proses transfer data, switch akan membuang informasi tentang VLAN. Anggota VLAN tidak bisa berkomunikasi dengan anggota VLAN lain, kecuali jika dihubungkan router.

3. Hibrid Link

Hibrid link merupakan gabungan dari Trunk Link dan Access Link.




Sumber :
qwords.com
compas.com
m.kumparan.com

Rabu, 27 September 2023

1. Buka aplikasi windbox
2. Setelah sudah masuk ke windbox klik Mac addressnya
3. Lalu pilih dan klik IP dan dhcp client
4. Klik '+'pilih ether 1 applay, ok
5. Lalu pilih addreses dan bikin IP baru, Dee ether 2 applay, ok
6. Lalu klik DNS 
7. Tekan centang applay, ok
8. Pilih firewall
9. Setelah masuk di firewall lalu pilih nat
10. Tekan '+' dan ganti beberapa pilihan. Klik general dan chain 'scenat' dan out interface ether1
11. Pilih action dan teman action pilih masquarade lalu aplay, ok
12. Pilih new terminal dan klik PING google com, enter
13. Lalu klik network dan ethrnet
14. Pilih advances network
15. Klik ethernet dan klik properties
16. Lalu klik internet protocol
17. Lalu isi IP 
18. Klik windows+ dan klik cmd
19. Ketik ip config, enter
20. Ping IP-nya 
21. Dhcp server pilih ether 3 dan tekan next sampai oke
22. Kembali ke ether dan hilngkan IP-nya

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts